Senin, 06 Februari 2017

Program Pendeteksi Adanya Sifat Komutatif Dalam Perkalian Dua Buah Matriks


Salah satu kegiatan yang biasa saya lakukan dalam memanfaatkan waktu senggang adalah bercengkerama dengan laptop. Saya biasa menghabiskan waktu berjam-jam menciptakan program-program komputer. Terkadang saya juga tidak tahu apa manfaat program-program tersebut ketika telah selesai. Walau seperti itu, saya tetap merasa puas setiap kali ada satu program yang selesai. Pasalnya, saya menjadikan kegiatan coding sebagai sebuah hiburan. Saya tidak menganggap coding sebagai sebuah pekerjaan untuk menciptakan program yang laku di pasaran.

Sabtu malam, 4 Februari 2017, saya sedang belajar ulang aljabar linear. Di buku yang saya baca, dikatakan bahwa ada yang namanya matriks commute dan anti commute. Di buku itu juga dikatakan bahwa matriks commute adalah keadaan dimana matriks A dan B memenuhi AB = BA. Lebih lanjut, matriks anti commute adalah keadaan dimana matriks A dan B memenuhi AB = - BA.

Untuk mengetahui bahwa dua buah matriks bersifat commute atau anti commute maka tidak ada cara lain selain mengalikan kedua matriks tersebut. Khusus untuk perkalian matriks, kita bisa menggunakan bantuan program komputer. Saat ini, banyak bertebaran di internet mengenai program perkalian matriks dalam berbagai bahasa pemrograman.

Untuk mengetahui sifat commute dan anti commute dua buah matriks tidak cukup hanya dilakukan dengan mengalikan dua buah matriks tersebut. Kita harus memeriksa elemen demi elemen dua buah matriks yang merupakan hasil kali kedua matriks tadi (AB dan BA). Jika Matriks tersebut hanya berorde 2 x 2 sampai 4 x 4 maka cara manual masih terasa mudah. Namun, jika matriks tersebut berorde tinggi (misalnya matriks 25 x 25) maka cara manual akan terasa menyusahkan (mungkin hanya saya). Yang saya maksud dengan cara manual di sini yaitu tanpa menggunakan bantuan komputer.

Saya sempat mencari di Google mengenai program untuk mendeteksi sifat commute dan anti commute dua buah matriks dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Alhasil, saya tidak menemukan program seperti itu. Kenyataan inilah yang menyebabkan saya berkeinginan merancang sebuah program yang bisa mendeteksi sifat commute dan anti commute dua buah matriks.

Perlu saya tegaskan kepada teman-teman, bahwa walaupun program semacam itu tidak ada di Google, bukan berarti tidak ada orang di luar sana yang mampu membuatnya. Bisa jadi, orang-orang malas membuang-buang waktu mengerjakan hal-hal seperti itu karena ada yang dianggap lebih penting. Terus... kenapa saya mau buang-buang waktu merancang program seperti itu? Jawabannya sangat sederhana, karena saya butuh hiburan dan saya terhibur ketika mengerjakan hal-hal seperti itu.

Selama ini program-program sederhana yang saya buat hanya tersimpan di komputer. Tiba-tiba saya terpikir untuk membagikannya di blog. Akhirnya, saya tulis pekerjaan-pekerjaan saya dalam bentuk paper. Dan, hari ini, saya memostingnya. Link-nya ada di bagian bawah artikel ini. Silakan dikunjungi jika teman-teman penasaran dengan apa yang ada di sana.

Sebelum postingan ini berakhir, saya ingin sedikit berceramah. Sekafir-kafirnya pemikiran, sebejat-bejatnya perbuatan, pada akhirnya kita akan berjumpa dengan kematian. Menetap dalam kesendirian hingga datang hari penghakiman. Maka dari itu, seyogyanya kita terus berusaha memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, menjernihkan hati sanubari, dan berusaha berguna bagi sesama. Demikian, terima kasih!

Silakan klik tautan di bawah ini untuk mendownload papernya. 
Demikian. Semoga bermanfaat!

Posting Komentar