Senin, 16 Februari 2015

Hidup Penuh Makna Dengan Linux


Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya, Linux merupakan proyek hobi yang terinspirasi dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan GCC (GNU C Compiler). Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software, dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial.

Linux sangat terkenal dengan Commad Line/Terminal. Terminal merupakan tempat untuk menuliskan perintah di Linux. Mungkin bagi anda yang sering berhadapan dengan Windows akan berpikir bahwa cara ini kelihatannya ketinggalan zaman. Kenapa kita harus susah payah mengetik perintah jika kita bisa mengklik secara langsung. Sebenarnya anda sudah sering menggunakan terminal tapi anda tidak menyadarinya. Ketika anda mengklik sebuah icon di dekstop anda atau di menu aplikasi, sebenarnya perintah tersebut berjalan dengan latar belakang terminal tapi bukan anda yang mengetik perintahnya secara langsung, sistemlah yang melakukannya untuk anda. Terus, kalau begitu kenapa harus susah-susah menulis kalau kita bisa diketikkan. Point dari jawabannya sangat banyak, kita hanya membahas beberapa di antarannya. Dengan terminal, kita dapat berkomunikasi langsung dengan sistem kita sehingga perintah dapat dieksekusi dengan lebih cepat. Dengan terminal, kita dapat lebih memahami cara kerja dari komputer kita. Yang penting, kita akan terlihat lebih ahli ketika menggunakan terminal, hehe.

Ada beberapa hal yang tidak bisa dilakukan langsung di terminal seperti menonton video atau melihat gambar. Itu pasti karena terminal bersifat Command Line User Interface sedangkan video dan gambar bersifat Graphical User Interface, tapi anda masih dapat menggunakan terminal untuk mengetik perintah memutar video atau melihat gambar. Kita mungkin akan kewalahan ketika pertama kali menggunakan terminal karena masih banyak perintah yang belum kita ketahui. Namun, seiring dengan berjalannya waktu semua masalah akan berlalu dan anda akan ketagihan dengan terminal.

Anda tahu kenapa logo dari Linux berupa gambar pinguin? Ceritanya begini, suatu hari Linus Torvalds berjalan-jalan ke sebuah taman dan tiba-tiba beliau dipatok/digigit oleh pinguin. Peristiwa tersebut membuat Linus demam dan tidak bisa tidur. kejadian Inilah yang menginspirasi Linus untuk menjadikan pinguin sebagai logo dari Linux supaya orang yang berkenalan dengan Linux tidak bisa tidur karena ketagihan.

Demikian postingan kali ini. Semoga bermanfaat!

Posting Komentar